Habibie Pamer Inovasi
Indonesia Kepada Bill Gates
BANDUNG, (TBP) - Prof Dr B.J. Habibie menjadi pembicara kunci dalam Forum IDB Group Annual Meeting yang berlangsung selama tigahari (24-26/06). Bersama pendiri Microsoft, Bill Gates, dan para pakar dan tokoh lainnya, Habibie memberikan sambutan sekaligus sebagai pembicara di Foru’.
Forum yang diselenggarakan
olehIslamic Development Bank (IDB) dalam rangka 40 tahun masa pengabdiannya,
sekaliguss ebagai ajang pertemuan tahunan ke-39 Dewan Gubernur Bank.
Kegiatan
yang berlangsung di Hotel Hilton Jeddah Arab Saudi ini dibuka secara resmi oleh
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi YM Pangeran Salman Bin Abdulaziz.
Saat
tiba di lokasi, Putra Mahkota menyempatkan diri bersalaman dengan 12 anak yatim
asal Indonesia mewakili 1000 lainnya yang menjadi korban bencana tsunami.
Para anak yatim ini selama 15 tahun berada dalam tanggungan Raja Arab
Saudi, Abdullah Bin Abdulaziz, di bawah pengawasan IDB.
Dalam
paparannya, B.J. Habibie mengungkapkan perhargaannya kepada Pemerintah
Kerajaan Arab Saudi atas peran bersejarahnya mendukung pendirian IDB
dan mendorong negara-neraga Islam untuk terus mendukung bank tersebut.
Menurutnya,
IDB telah memberikan dukungan terhadap pembangunan social dan ekonomi
negara-negara anggota dan tetap melangkah dalam suka dan duka menuju ke arah
pertumbuhan dan kemakmuran bersama.
"IDB
telah terbukti mejadi mitra yang tangguh dan terpecaya bagi sejumlah lembaga
keuangan internasional dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegas
Habibie dalam ceramahnya.
Selain
itu, Habibie menekankan pentingnya meningkatkan kualitas hidup melalui
pertumbuhan ekonomi, pembagian secara merata kesempatan dan kekayaan, dan
meningkatkan dan memelihara keamanan bagi umat manusia.
“Kita
tidakbisa hanya bergantung kepada kekayaan alam (natural products) untuk
meningkatkan kualitas hidup, tapi kita harus mampu membuat diversifikasi
produk,” pesannya.
Dalam
pertemuan istimewa tersebut, Prof B.J. Habibie menjadi pembicara dalam dua sesi
yang berbeda.
Berbicara
dalam kapasitasnya sebagai pakar teknologi dirgantara dan salah satu tokoh
berpengaruh di dunia, PresidenRepublik Indonesia ke-3 ini tanpa ragu
memperkenalkan pesawat R80 rancangannya.
Delegasidari
Indonesia di bawah naunganThe Habibie Center Indonesia ikut memamerkan
produk-produk pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia sekaligus memperkenalkan
prototype pesawat canggih jenis turbo prop R80 hasil rancangan BI Habibie yang
kini dikembangkan oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) bersama PT
Dirgantara Indonesia (PT DI).
Dalam
sesi presentasi, Direktur Aerostructure PT Dirgantara Indonesia, memaparkan
sejarah PT Dirgantara Indonesia dari masa kemasa, dari sejak berdirinya
tahun 1976 hingga sekarang, berbagai jenis produkpesawat,
kapasitas produksi PT DI per tahun.
Direktur
Utama PT RegioAviasiIndustri (RAI) AgungNugroho yang menjadi mitra PT
Dirgantara Indonesia (PT DI) dalam penggarapan pesawat terbang baling-baling
Regio prop (R80) ini menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan pengembangan
proyek ini termasuk sumber-sumber pendanaannya dan latar belakangan
pengembangan proyek ini.
Di
penghujung sesi tanya jawab, seorang peserta forum yang kagum akan inovasi
Habibie menanyakan kiat-kiat untuk mendorong para pemuda agar produktif dan
inovatif.
“Kuncinya
ada pada produktivitas, kuncinya terletak pada sinergi positif antara
budaya dalam inipendidikan, pola asuh yang dipadu kualitas iman dan
takwa dan tidak mengabaikan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jawabnya
mengakhiri pidatonya. (KJRI Jeddah/ZD)

0 comments:
Post a Comment