Presiden RI Galang Dukungan Tekan Israel Di PBB
JAKARTA, (TBP) –
Berkenaan dengan pergolakan yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina, dalam
beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan lebih dari 100 orang tewas, Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menugaskan Wakil Tetap RI (Watapri) di
Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggalang dukungan, agar bisa menghentikan
serangan yang dilakukan Israel itu.
Sementara
Menteri LuarNegeri (Menlu) Marty Natalegawa menegaskan sikap Indonesia, yang
mengutuk tindakan militer Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Ia
menyebutkan, yang dipertaruhkan dengan agresi Israel ini, bukan hanya nasib
warga Palestina saja namun tatanan hokum kemanusiaan internasional.
“Sudah
tiba waktu agar Israel betul-betul ditekan untuk menghentikan tindakan mereka
yang biadab ini,” kata Marty M. Natalegawa kepada wartawan usai Rapat Paripurna
DPR RI di Senayan, Jakarta (10/07).
Menlu
Marty Natalegawa mengaku telah berkomunikasi dengan Perwakilan Tetap RI di PBB,
di New York, Amerika Serikat, agar bekerjasama dengan Perwakilan Palestina,
bekerjasama dengan Perwakilan negara-negara Organisasi Konperensi Islam (OKI)
dan Gerakan Non Blok (GNB) untuk mendorong PBB menyerukan penghentian aksi
militer Israel di Gaza.
“Waktunya
sudah sangat tepat, untuk masyarakat internasional menyerukan agar tindakan
Israel dihentikan,” kata Marty seraya menyebutkan, bahwa Indonesia telah
menyurati Ketua GNB dan OKI di New York untuk mengadakan pertemuan khusus guna
mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dilakukan semua pihak. Menlu RI
juga mengingatkan bahwasanya siklus tindakan kekerasan yang terjadi di kawasan
jangan sampai mengaburkan akar permasalahan yang sebenarnya terjadi.
“Akar
permasalahannya adalah pendudukan Palestina oleh Israel, tindakan ini tidak
dapat kita terima. Hal ini hanya menambah penderitaan yang selama ini dirasakan
oleh rakyat Palestina yang dikepung di wilayah Gaza,” ungkap Marty.
Diplomasi RI TerusBergerak
Dalam
kesempatan itu, Menlu Marty Natalegawa menyampaikan, bahwa upaya diplomasi RI
untuk membantu Palestina nyata dan terus bergerak. Namun, hal ini bukanlah hal
yang mudah dan tanpa tantangan.
"Tidak
mudah untuk dapat menggerakan Dewan Keamanan PBB, namun diplomasi Indonesia
akan bertindak sebaik mungkin," ujar Marty.
Ia
menyebutkan, bantuan yang diberikan Indonesia tidak sebatas pada bantuan
kemanusiaan yang akhir-akhir ini diperlihatkan.
"Bantuan
kita kepada Palestina adalah terus menerus, bukan saja bantuan kemanusiaan,
bahkan kita mengadakan Konferensi Internasional di Jakarta untuk menggalang
penciptaan kapasitas Negara Palestina merdeka," jelasMenlu.
Mengenai
nasib warga RI, Menlu Marty Natalegawa mengimbau seluruh WNI yang berada di
wilayah Gaza untuk segera melapor kepada Perwakilan RI di Negara sekitar. Saat
ini Perwakilan RI yang menjangkau wilayah Palestina adalah KBRI Amman di
Yordania.
“Pendudukan
Israel di Tepi Barat menjadikan penempatan Perwakilan RI tidak mungkin untuk
dilaksanakan. Namun, di masa mendatang, konsul honorer Indonesia di Palestina
dapat menjadi salah satu opsi pijakan Indonesia di bumiPalestina.( Kemlu/ZD)

0 comments:
Post a Comment