Wirausaha Baru

Written By Unknown on Friday, July 11, 2014 | 9:28 AM


Hadapi Communitas Asean 2015  Jabar 
Ciptakan Ribuan Wirausaha Baru

Provinsi Jabar Siap Ciptakan 100 rb Wirausahawan Baru guna menyongsong Communitas Asean 2015 .(Foto: istimewa)
 

BANDUNG, (TBP) – Berdasarkan visi pemerintahan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Mengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018, dengan penuh optimis mengamanatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya secara bertahap mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai  program dan kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.
Penciptaan 100 ribu Wirausaha Baru merupakan terobosan  untuk segera dapat mewujudkan sumber daya manusia berkualitas, menambah jumlah pengusaha tangguh dan mandiri. Hal ini tiada lain untuk menjawab permasalahan yang dihadapi berupa penurunan angka pengangguran secara bertahap  pada tahun 2010 mencapai 2,03 juta orang tahun 2011 penurunan 2,4% mencapai 1,9 juta orang, mengurangi angka ketergantungan  serta mengurangi  Penduduk  Miskin (Penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) tahun 2012 sebesar 4.421.484 orang (9,89%) dari jumlah total penduduk Jawa Barat 43 juta orang.
Wirausaha baru perlu secara umum difasilitasi melalui kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, teknologi dan informasi, akses pasar, promosi, capacity building dan akses terhadap sumber pembiayaan baik berupa stimulant start up capital maupun sumber pembiayaan lain bagi CalonWirausaha Baru.
Hakikat keberhasilan dalam  mewujudkan  wirausaha baru sebenarnya bukan hanya mencapai target angka-angka kuantitatif tetapi jauh lebih penting  dapat merubah mind set generasi muda yang berwujud mental block dari mental jadi  pegawai menjadi mental manajer yang penuh kreatif untuk memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki. Apabila paradigma generasi muda  Jawa Barat telah bergeser. Indikator pembangunan yang diukur dengan peningkatan daya beli otomatis akan meningkat secara optimal. Namun sebaliknya apabila mental block  terus dipelihara maka tingkat kreativitas dan produktivitas bangsa akan semakin marginal dan akan menjadi objek bangsa lain.
Provinsi Jabar meluncurkan program 'Pencetakan 100 Ribu Wirausahawan Baru'. Warga Jabar yang berminat berwirausaha diajak turut serta mengikuti program ini.Sebanyak 100 ribu wirausaha baru tersebut diharapkan bisa tercapai dalam waktu 5 tahun.
Peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausahawan Baru Jabar dilakukan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di hadapan para kepala dinas serta para undangan yang terdiri dari para calon wirausahawan.
"Setelah seleksi, kita akan melakukan pelatihan, magang dan pendampingan usaha sesuai dengan minat usaha pendaftar," ujar Anton dalam acara ‘Peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jabar’ di Sasana Budaya Ganesa, JalanTamansari.
Sebanyak 100 ribu wirausahawan tersebut ditargetkan dapat tercipta dalam 5 tahun ke depan dengan asumsi rata-rata 20 ribu wirausahawan baru per tahunnya. Anton menyebut, ada 200 orang pendamping dari berbagai usaha yang siap memberikan pembinaan pada para pelaku wirausaha baru. Para pendamping berasal dari bidang fesyen, konveksi hingga  makanan minuman.
Program akan berjalan selama lima tahun, perlu  didukung secara berkesinambungan oleh berbagai pihak dalam kerangka membangkitan potensi lokal yang siap menghadapi daya saing global. Minimal dalam waktu dekat ini pada tahun 2015 Indonesia akan diuji  menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Jawa Barat tidak mau tertinggal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara, sehingga mampu berperan secara dominan dalam berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat ASEAN.
Dengan demikian pembentukan wirausaha baru  sebanyak 100.000 pada tahun 2015 merupakan keniscayaan yang berfungsi ganda, selain untuk mengatasi persoalan ekonomi lokal juga merupakan persiapan dalam menghadapi tantangan ekonomi regional. Tidak berlebihan bila  mulai saat ini Jawa Barat sebagai provinsi pemasok tenaga kerja berkualitas dan pembentuk wirausaha yang tangguh dan mandiri.(Diedit oleh ZD)

0 comments:

Post a Comment