Hadapi Communitas Asean 2015 Jabar
Ciptakan Ribuan
Wirausaha Baru
Provinsi Jabar Siap Ciptakan 100 rb Wirausahawan Baru guna
menyongsong Communitas Asean 2015 .(Foto: istimewa)
BANDUNG, (TBP) –
Berdasarkan visi pemerintahan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka
Mengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018, dengan penuh optimis mengamanatkan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya secara bertahap mewujudkan
kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan yang
langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.
Penciptaan
100 ribu Wirausaha Baru merupakan terobosan untuk segera dapat mewujudkan
sumber daya manusia berkualitas, menambah jumlah pengusaha tangguh dan mandiri.
Hal ini tiada lain untuk menjawab permasalahan yang dihadapi berupa penurunan
angka pengangguran secara bertahap pada tahun 2010 mencapai 2,03 juta
orang tahun 2011 penurunan 2,4% mencapai 1,9 juta orang, mengurangi angka
ketergantungan serta mengurangi Penduduk Miskin (Penduduk
yang berada di bawah garis kemiskinan) tahun 2012 sebesar 4.421.484 orang
(9,89%) dari jumlah total penduduk Jawa Barat 43 juta orang.
Wirausaha
baru perlu secara umum difasilitasi melalui kegiatan peningkatan kapasitas
sumber daya manusia, teknologi dan informasi, akses pasar, promosi, capacity
building dan akses terhadap sumber pembiayaan baik berupa stimulant start
up capital maupun sumber pembiayaan lain bagi CalonWirausaha Baru.
Hakikat
keberhasilan dalam mewujudkan wirausaha baru sebenarnya bukan hanya
mencapai target angka-angka kuantitatif tetapi jauh lebih penting dapat
merubah mind set generasi muda yang berwujud mental block dari
mental jadi pegawai menjadi mental manajer yang penuh kreatif untuk
memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki. Apabila paradigma generasi
muda Jawa Barat telah bergeser. Indikator pembangunan yang diukur dengan
peningkatan daya beli otomatis akan meningkat secara optimal. Namun sebaliknya
apabila mental block terus dipelihara maka tingkat kreativitas dan
produktivitas bangsa akan semakin marginal dan akan menjadi objek bangsa lain.
Provinsi Jabar meluncurkan program 'Pencetakan
100 Ribu Wirausahawan Baru'. Warga Jabar yang berminat berwirausaha diajak
turut serta mengikuti program ini.Sebanyak 100 ribu wirausaha baru tersebut
diharapkan bisa tercapai dalam waktu 5 tahun.
Peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausahawan Baru Jabar dilakukan
oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di hadapan para kepala dinas serta para
undangan yang terdiri dari para calon wirausahawan.
"Setelah seleksi, kita akan melakukan pelatihan, magang dan
pendampingan usaha sesuai dengan minat usaha pendaftar," ujar Anton dalam
acara ‘Peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jabar’ di Sasana Budaya
Ganesa, JalanTamansari.
Sebanyak 100 ribu wirausahawan tersebut ditargetkan dapat tercipta
dalam 5 tahun ke depan dengan asumsi rata-rata 20 ribu wirausahawan baru per
tahunnya. Anton menyebut, ada 200 orang pendamping dari berbagai usaha yang
siap memberikan pembinaan pada para pelaku wirausaha baru. Para pendamping
berasal dari bidang fesyen, konveksi hingga makanan minuman.
Program
akan berjalan selama lima tahun, perlu didukung secara berkesinambungan
oleh berbagai pihak dalam kerangka membangkitan potensi lokal yang siap
menghadapi daya saing global. Minimal dalam waktu dekat ini pada tahun 2015
Indonesia akan diuji menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Jawa Barat
tidak mau tertinggal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan
negara, sehingga mampu berperan secara dominan dalam berbagai hal yang
dibutuhkan masyarakat ASEAN.
Dengan
demikian pembentukan wirausaha baru sebanyak 100.000 pada tahun 2015
merupakan keniscayaan yang berfungsi ganda, selain untuk mengatasi persoalan
ekonomi lokal juga merupakan persiapan dalam menghadapi tantangan ekonomi
regional. Tidak berlebihan bila mulai saat ini Jawa Barat sebagai provinsi
pemasok tenaga kerja berkualitas dan pembentuk wirausaha yang tangguh dan
mandiri.(Diedit oleh ZD)

0 comments:
Post a Comment